Skip to main content

REALITAS & PARADIGMA in 60 second


Misal kasusnya : A & B pacaran dan B rela berkorban demi A.

Jawab :

1. Kalau si A lebih berkuasa dari si B sehingga si B mau berkorban. Berarti ada realitas/ relasi kuasa. (Teori strukturalis, Michel Foucault - paradigma postmodern)

2. Kalau si B berkorban karena tertindas dan B merasa menderita berarti ada hegemoni. Realitas yg menindas. False Consciousness (Marx, Gramsci - paradigma kritis)

3. Kalau si B berkorban cuma gombal doang berarti realitas semu. Hiperrealitas (Baudrilard teori simulasi & simulacra - paradigma postmo)

4. Kalau si B berkorban demi menunjukan inilah yg namanya cinta berarti membangun realitas baru  ttg makna cinta. (Paradigma konstruktivisme)

5. Kalau ingin mengetahui apakah lamanya hubungan pacaran dipengaruhi oleh tingkat pengorbanan yg sering. Berarti mencari objektifitas ingin mengukur realitas.Realitas yg terukur. (paradigma positivisme) 

~ campuss nite talk, 2018 ~

*tingkat kepercayaan : as u please

Comments

  1. HBD my dear angel of deconstruction, baby gramsci "cheesy" :D :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

NEW NORMAL ADALAH MATINYA HIPEREALITA

Pertama2 saya akan bilang  New Normal ini sebenarnya adalah back to normal. Justru kehidupan kemarin itu yg abnormal Kedua, saya akan cerita apa itu hiperealita  ? sederhananya ketika anda beli segelas kopi starbuck seharga 40an ribu. Mengapa segelas kopi bisa begitu mahal ? anggaplah harga dasar kopi itu 7 ribu, maka 33 ribu sisanya anda membayar harga sewa sofa outlet dan membeli simbol starbuck. Angka 33 ribu itulah hiperealita . Sebuah kondisi mental yg menganggap sesuatu itu nyata dan kita butuhkan melebihi kebutuhan dasar kita sendiri.   (fyi istilah hiperalita diperkenalkan oleh filsuf prancis bernama Jean Baudrillard  dalam bukunya tentang Simulacra) Kita sesungguhnya tidak akan menemui hiperealita sedahsyat kemarin andai saja tidak ditemukan yg namanya facebook, instagram, twitter, dan teman2nya. Tiba2 datanglah covid19 . Mendadak kita semua takut keluar rumah, takut berkerumun, aktivitas di luar dibatasi. Apa2 serba dari rumah. Lalu bagaimana nasib par...

Kenapa Berlian itu Bernilai ?

Relasi Kuasa. Michel Foucault.

JOKER is The Message

Sebetulnya sudah lama saya ingin mengulik tokoh fiktif Joker ini sejak tragedi  penembakan di Aurora, Colorado 9 tahun lalu yang terinspirasi oleh film trilogi Batman, "The Dark Knight". Dan makin kepingin lagi sejak rilis film "Joker" (2019) besutan Warner Bros yang kontroversial penuh pro-kontra. Akhirnya hari ini pecah bisul juga membuat tulisan ini seiring muncul kejadian teror Joker di kereta Tokyo (31/10/2021). Dan bukan satu-satunya teror Joker di planet bumi ini sejak teror serupa yg menewaskan 12 korban penembakan massal di Amerika. Bukan main kharisma tokoh fiktif Joker ini .. Teringat dulu nonton film Batman versi tahun 90an yang masih bernuansa komikal dan theatrikal. Melihat Joker yg diperankan Jack Nicholson masih 'lucu' betulan mirip badut, ngga jahat2 banget kesannya walaupun penjahat. Tapi kok lihat tokoh Joker versi post-milenium ini beda ? Kharismatik, kelam, stress, suram.... psikopat-nya dapet ! Terus terang waktu nonton film Jok...